header image
Home arrow Berita arrow BERITA MEDIS arrow Jamu Berbahaya: Malaysia Juga Sama -
Jamu Berbahaya: Malaysia Juga Sama - PDF Print E-mail
Written by Azril Kimin   
        Bukan hanya Indonesia yang kerepotan dengan produsen jamu nakal. Malaysia juga. Penyebabnya sama: produsen jamu/ obat tradisionil Malaysia secara diam-diam mencampurkan obat kimia keras kedalam jamu yang seharusnya hanya berisi bahan-bahan obat tradisional. Kementerian Kesehatan Malaysia 21 Juni 2008 telah melarang dan memerintahkan menarik dari peredaran beberapa jamu yang ternyata mengandung sildenafil (Viagra) , yang seharusnya memerlukan resep dokter dalam penggunaannya agar tidak membahayakan pemakai.
     

 

Dan "Badan POM Malaysia", Drug Control Authority (DCA),  sebelumnya telah mencabut izin registrasi produk dimaksud (The New Straits Times On Line, 22 Juni 2008). Produk tersebut adalah Spring Returns, ML Viraken capsule, Epimendi Plus capsule (400mg), Tribulus Plus capsule (400mg)  dan Primalex. Beberapa merek jamu tersebut diduga secara gelap beredar di Indonesia.

         Awal Juni 2008, Badan POM Indonesia telah melarang 54 merek jamu karena telah mencampur bahan jamu tradisonal dengan obat modern.  Jamu- jamu yang seharusnya hanya berisi bahan yang berasal dari akar, daun, dan batang tanaman asli Indonesia secara rahasia dicampur dengan sibutramin, sildenafil sitrat, siproheptadin, fenilbutason, asam mefenamat, prednison, metampiron, teofilin, dan parasetamol. Jamu-jamu tersebut umumnya berasal dari pabrik di Jawa Tengah, Tangerang dan Jakarta. Sesungguhnya pelarangan ini bukan  untuk pertama kali. Beberapa tahun lalu pelarangan serupa pernah terjadi, khususnya untuk jamu yang diproduksi di sekitar Cilacap.
      Ada bahaya tersembunyi bila jamu dicampur dengan obat modern. Jamu selama ini dicitrakan sebagai obat yang aman dan bebas efek samping sehingga penggunaannya biasanya tidak menggunakan ketepatan dosis. Karena menganggap sangat aman, banyak kejadian efek samping dan keracunan apabila jamu tersebut diminum, sebab didalamnya mengandung obat modern yang perlu ketepatan dosis. Penggunaan jamu tercampur obat modern selanjutnya dapat merusak citra jamu karena dapat menyebabkan sakit kepala, mual, nyeri perut, pendarahan lambung, gangguan ginjal nyeri dada, hingga kematian.


User Comments
Your Name / Email Address

<Previous   Next>
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 6:53 p.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters News
Custom Search
 Powered by MIMS.com