|
Selama ini, wabah penyakit infeksi identik dengan negara berkembang yang
miskin dan kumuh di Afrika dan Asia. Kali ini beda, wabah akibat kuman salmonella kini tengah melanda Amerika Serikat, negara yang relatif jarang dilanda wabah penyakit infeksi, mengingat relatif majunya usaha pemeliharaan kesehatan di sana.
Hari-hari terakhir ini masyarakat Amerika cukup kaget dengan diumumkannya keadaan siaga akibat wabah salmonella saintpaul. Sampai ketika artikel ini ditulis (Senin, 9-6-2008) sudah enam belas negara bagian di Amerika melaporkan korban
akibat wabah salmonella. Ratusan kejadian akibat infeksi salmonella
telah diketemukan, 23 orang tengah dalam perawatan intensif di rumah
sakit. Walau belum ada yang meninggal, angka ini luar biasa untuk
ukuran Amerika Serikat
Bukan
binatang yang kini jadi ”tersangka” penyebar penyakit. Tomat terkontaminasi yang sering disantap mentah kini dituding sebagai
penyebab terjadinya wabah ini, yang ditandai dengan demam panas, diare
dan nyeri perut. Tomat, khususnya tomat merah (red plum, red roma) telah
diumumkan FDA sebagai penyebab wabah ini, yang mirip dengan wabah
serupa September 2006. Masyarakat dianjurkan untuk seleksi dalam
mengkonsumsi tomat. Menurut FDA, sementara ini tomat yang aman untuk dimakan hanyalah
tomat dari Arkansas, California, Georgia, Hawaii, North Carolina, South
Carolina, Tennessee, Texas, Belgium, Canada, Dominican Republic,
Guatemala, Israel, Netherlands, dan Puerto Rico.
Demi amannya, sampai
pertanyaan mengapa kuman salmonella begitu maraknya terkontaminasi pada
tomat Amerika terjawab, perusahaan hamburburger Mc Donald telah
menghentikan menyisipkan irisan tomat pada sandwich dan salads yang
mereka jual di Amerika. Langkah tersebut diikuti oleh beberapa jaringan
restoran cepat saji lainnya seperti Taco Bell dan Chipotle Mexican
Grill. Banyak jaringan supermarket juga menurunkan tomat pada rak-rak
jualannya.
Bagaimana dengan Indonesia? Kita harapkan wabah tersebut tidak
merebak sampai kesini. Tentu saja pihak berwenang perlu super waspada
agar tomat Amerika Serikat yang sedang sangat jatuh harganya itu tidak
masuk ke Indonesia (diimpor oleh importir nakal yang hanya melihat
keuntungan semata).
|