header image
Home arrow Berita arrow BERITA MEDIS arrow Prexige Dihentikan Peredarannya
Prexige Dihentikan Peredarannya PDF Print E-mail
Written by Azril Kimin   
May 22, 2008 at 12:09 AM
    Prexige (lumiracoxib), obat rasa nyeri yang belum setahun dipasarkan di tanah air,  dihentikan peredarannya. Sejak 13 Mei 2008 PT Novartis  Indonesia  sibuk menarik persedian obat yang lumayan laris itu dari rak-rak apotek dan rumah sakit di Indonesia. Lumiraxocib adalah NSAID ( Non Steroid Analgesic Drug) yang masuk kelompok COX-2 inhibitors. Obat ini berfungsi memblok enzym cyclooxygenase - 2 (COX-2) yang berperan dalam proses peradangan. Prexige lebih ditekankan penggunaannya untuk menghilangkan nyeri  pada pasien osteoarthritis dan pasca operasi.     Dibandingkan di negara lain, penarikan ini agaknya

terlambat. Australia telah melarang obat ini sejak Agustus 2007 setelah kematian 2 pasien yang diduga keras akibat menggunakan obat tersebut (The Age, 11 Agustus 2007).  Kanada telah melarang peredaran ini pada 4 Oktober 2007. Pada 27 September 2007 FDA menolak obat ini beredar di AS. Uni Eropah lewat EMEA (European Medicine Agency, "Badan POM" Uni Eropa) pada 13 Desember 2007 mengumumkan bahwa resiko penggunaan Prexide lebih besar dari manfaat yang diperoleh dan meminta semua negara Eropa menariknya dari peredaran. Banyaknya laporan  kerusakan hati yang amat serius  membuat obat ini beresiko untuk diedarkan.

User Comments

Comment by GUEST on 2008-06-20 19:44:55
Dear Pak Azril, ini ayu. Menurut saya, website Bapak ini perlu dibuat link ke website farmasi ui sebagai info bagi teman-teman apoteker=) 
Terima kasih beritanya pak, saya baru tahu, melihat uraian Bapak diatas, agaknya memang sangat telat sekali apa yang dilakukan oleh PT. Novartis Indonesia. Pemberitaan yang ada juga tidak terlalu dipublikasikan (atau mungkin saya kurang membaca). Terima kasih infonya pak
Your Name / Email Address

<Previous   Next>
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 6:53 p.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters News
Custom Search
 Powered by MIMS.com