header image
Home arrow Teropong arrow Teropong arrow Kesehatan Wanita: Antara Racun Dunia Dan Racun Kosmetik
Kesehatan Wanita: Antara Racun Dunia Dan Racun Kosmetik PDF Print E-mail
Written by Azril Kimin   
May 29, 2010 at 05:29 PM

       Wanita memang sering dikiaskan sebagai racun dunia. Banyak novelis dan pengarang lagu (The changchuters misalnya) menebarkan istilah racun dunia bagi wanita cantik yang suka membuat lelaki dimabuk cinta. Terlepas dari kiasan, sesungguhnya kosmata1.jpgwanita kerap menggunakan "racun" untuk meningkatkan penampilannya? Bagaimana bisa?

       Hal ini bisa dilihat dari  semakin banyak wanita menggunakan  berbagai kosmetik untuk mempercantik diri. Walau senang menggunakan, banyak yang tidak sadar bahwa kosmetik itu pada dasarnya merupakan racikan yang dibuat dari campuran berbilang-bilang zat kimia yang di antaranya  bisa berpengaruh terhadap kesehatan.

        Bila rajin menggunakan kosmetik setiap hari, tentulah tubuh wanita gencar terpapar zat-zat kimia yang tak jarang merupakan racun bagi tubuh. Efek zat-zat kimia  tadi boleh jadi bisa muncul seketika dan bisa juga berdampak secara perlahan lewat perubahan perangai sel-sel tubuh , perubahan reaksi immun tubuh, maupun timbulnya penyakit-penyakit baru. Jika melihat data banyaknya zat kimia yang secara harian dikonsumsi wanita, terutama yang rakus menggunakan kosmetik dan obat pelangsing tubuh, boleh jadi banyak zat kimia yang  buruk bagi kesehatan merasuk ke dalam tubuhnya.kosbi.jpg Baik yang berasal dari bedak, shampo, cleansing cream, lipstick hingga zat pelangsing tubuh.

       Menurut riset dari Bionsen, produsen deodorant natural, rata-rata setiap harinya seorang wanita (negara maju) bergelimang 515 zat kimia lewat kosmetik yang dipakainya. Diantara zat kimia yang banyak dipakai adalah paraben (ethylparaben, butylparaben, and propylparaben). Keluarga paraben ini adalah zat pengawet yang sering terdapat pada body wash, deodorant, dan pelbagai cream wajah dan badan. Penggunaan paraben masih menuai kontroversi, karena sebagian ahli menganggap zat ini aman dipakai dan sebagian lagi menganggap dapat memicu kanker payudara bila digunakan secara berlebihan dalam waktu panjang (beberapa penelitian menemukan paraben pada tumor payudara). 

       Terlepas dari aman atau tidaknya zat-zat kimia tersebut pada tubuh, berikut kami lampirkan jumlah zat kimia yang terdapat pada kosmetik, dan zat kimia mana yang berpotensi menimbulkan efek samping. Zat-zat tersebut lazimnya tertera pada kemasan kosmetik. Tak ada salahnya jika anda mengintip kandungan kimia pada kemasannya, termasuk juga kosmetik dengan bahan tradisional yang bercitra modern.

 EYE SHADOW:
         Umumnya terdapat 26 Zat kimia. Yang menjadi sorotan adalah polythylene terephthalate karena sering dikaitkan dengan kanker, infertilitas, gangguan hormonal, dan kerusakan organ.

BODY LOTION:

 Tercatat 32 zat kimia yang biasa terdapat pada body lotion. Di antaranya methyl paraben, propyl paraben dan polyethylene glycol. Kemungkinan efek samping: ruam kulit, iritasi dan gangguan hormonal.

PARFUM: Terdapat 250 zat kimia pada parfum. Yang agak berbahaya Benzaldehyde. Kemungkinan efek samping: iritasi pada mata, mulut dan kerongkongan; muntah dan kemungkinan berkaitan dengan kerusakan ginjal.

 SHAMPO:
 Rata-rata terdapat  15 zat kimia pada shampo. Di antaranya sodium lauryl sulphate, tetrasodium dan propylene glycol. Kemungkinan efek samping: iritasi  mata (kalau kena mata, lho)

FAKE TAN:

Terdapat 22 zat kimia pada fake tan, di antaranya ethyl paraben, methyl paraben dan propyl paraben. Kemungkinan efek samping: ruam kulit, iritasi dan gangguan hormonal.

HAIRSPRAY:
Rata-rata terdapat 11 zat kimia pada hairspray. Yang perlu diperhatikan adalah octinoxate dan isophthalate. Kemungkin efek samping: alergi,   iritasi pada mata, hidung dan tenggorokan;  serta  gangguan hormonal.

FOUNDATION:

Rata-rata terdapat 24 zat kimia pada foundation.  Zat yang perlu diwaspadai: polymethyl metacrylate. Kemungkinan efek samping: alergi, gangguan sistem kekebalan tubuh, dan kemungkinan penyebab kanker.

BLUSHER:
 Rata-rata  ada 11 zat kimia pada blusher. Yang perlu diperhatikn adalah methyl paraben, ethyl paraben dan propyl paraben. Kemungkinan efek samping: ruam, iritasi, dan gangguan hormonal.

LIPSTIK:
Rata-rata terdapat 33 zat kimia pada lipstik. Yang perlu diwaspadai adalah methacrylate. Kemungkinan efek samping: alergi dan pemicu kanker.

NAIL VARNISH:
Rata-rata terdapat  31 zat kimia pada pewarna kuku ini. Phthalates adalah zat kimia yang perlu diwaspadai karena berkaitan dengan isyu infertilitas dan  perkembangan janin.

DEODORAN:

 Umumnya deodoran mengandung 15 zat kimia. Zat yang perlu diwaspadai adalah isopropyl myristate dan "parfum". Kemungkinan efek samping: iritasi pada kulit, mata, dan paru-paru; pusing dan problema pernafasan.

 (Azril Kimin - apotekputer.com)


User Comments

Comment by on 2012-04-09 07:18:50
mohon informasi merk kosmetik yang boleh dipakai... 
lipgloss, bedak, parfum, deodorant, body lotion, pelembab dan pencuci muka. makasih...

Please login or register to add comments

<Previous   Next>
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 7:22 a.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters: Health News
Custom Search
 Powered by MIMS.com