|
Bahaya Menggunakan Insulin Curian |
|
|
|
|
Written by Azril Kimin
|
|
Aug 29, 2009 at 09:40 AM |
|
FDA (Food and Drug Administration), Badan Pengatur Obat dan Makanan AS, 26 Agustus 2009 mengeluarkan peringatan publik tentang beredarnya ribuan long acting insulin dengan nama paten Levemir yang hilang dicuri orang. Obat produksi Novo Nordisk tersebut diduga kurang berfungsi/ berkhasiat sebagaimana mestinya akibat penanganan penyimpanan dan pengangkutan yang kurang profesional.
Awal muasalnya adalah dicurinya sekitar 129 ribu vial Levemir dari gudang Novo Nordisk Inc di Carolina Utara pada Juni 2009. Obat diabetes yang stabil pada suhu rendah itu diduga diangkut dan disembunyikan di tempat tak layak oleh para pencuri misterius tersebut sehingga menjadi rusak. Memang, beberapa pasien diabetes AS yang disuntik dengan Levemir dilaporkan memburuk penyakitnya - yang setelah diselidiki menggunakan Levemir dengan nomor Batch yang dicuri tersebut. Patut diduga Levemir curian tersebut tidak disimpan sebagaimana seharusnya ( 2 hingga 8 derajat celcius) .
Malangnya, hingga artikel ini ditulis baru sekitar 2 persen Levemir
curian yang terlacak jejaknya. Karena itu FDA menyebar luaskan himbauan
kepada masyarakat AS untuk tidak menggunakan Levemir dengan No. Batch:
XZF0036; XZF0037; XZF0038. Mengingat besarnya jumlah vial Levemir yang
dicuri, tak tertutup kemungkinannya Levemir tersebut diselundupkan oleh para pencuri ke Negara lain di
luar AS, termasuk ke negara kita. Karena itu, bagi petugas kesehatan
dan penderita diabetes yang menggunakan Levemir, harus lebih saksama
memperhatikan No. Batch obat yang akan disuntikkan. Jangan sampai kadar
gula anda makin kacau karena disuntik obat curian yang sudah rusak
tersebut. (Azril Kimin - apotekputer.com)
|
|
Last Updated ( Aug 30, 2009 at 06:57 PM )
|