Obat Kumur Mengandung Alkohol Pemicu Kanker Mulut -
Written by Azril Kimin
Jan 13, 2009 at 01:16 AM
Apa yang anda lakukan bila ada sesuatu yang tak beres dalam rongga mulut, seperti gusi bengkak , mulut luka karena sariawan, maupun mulut berbau tak enak? Banyak yang beranggapan obat kumur amat bermanfaat untuk mengatasi keadaan tersebut. Walau dokter telah memberikan terapi dan obat lain, rasanya kurang lengkap kalau tak disertai obat kumur yang dapat dibeli bebas Berbagai obat kumur ada di pasaran saat ini. Umumnya obat kumur mengandung antiseptik dan anti plak yang sering diiklankan dapat membunuh bakteri plak penyebab karies gigi, gingivitis dan nafas berbau. Zat-zat yang biasa dipakai dalam obat kumur tak berkisar jauh dari povidone iodine, thymol, eucalyptol, hexetidine, methyl salicylate, menthol, chlorhexidine gluconate, benzalkonium chloride, cetylpyridinium chloride, methylparaben, hydrogen peroxide, domiphen bromide dan kadang-kadang fluoride, enzymes and calcium. Sebagai pemanis sering ditambahkan sorbitol, sucralose, sodium saccharine, and xylitol. Di samping itu ada pula obat kumur yang mengandung hanya bahan-bahan alami yang bersifat antiseptik (daun sirih).
Sebagai pelarut zat-zat di atas digunakan air, tetapi banyak juga obat
kumur yang ditambahkan alkohol agar memberikan rasa menggigit di
samping memanfaatkan efek antibakterinya. Kadar alkoholnya bervariasi. Ada yang 10% dan ada pula yang kadar alkoholnya mencapai 26%. Nah, obat kumur yang
selama ini dianggap aman ternyata ada yang memiliki efek samping yang
menakutkan, khususnya yang mengandung alkohol. Setidaknya kita simak
kesimpulan penelitian yang muncul pada Dental Journal of Australia edisi Januari
2009, jurnal ilmiah para dokter gigi Australia yang terkenal itu.
Menurut Jurnal tersebut, terdapat bukti yang sulit dibantah: obat
kumur yang mengandung alkohol dapat menyebabkan kanker mulut . Menurut Professor Michael McCulloch, Ketua Australian Dental Association's Therapeutics Committee dan guru besar oral medicine pada Melbourne University,
alkohol dapat meningkatkan permeabilitas sel-sel mukosa , sehingga
zat-zat kimia penyebab kanker seperti nikotine dengan
mudah akan masuk sel dan merubah perangai sel-sel normal.
Di samping
itu, asetaldehide yang berasal dari dari alkohol yang terurai ketika
kita mulut gencar berkumur boleh jadi akan berakumulasi didalam mulut. Asetaldehid juga
termasuk sebagai karsinogen, zat yang dapat memicu timbulnya kanker.
Karena bukti-bukti tersebut, para peneliti mengusulkan agar obat kumur
yang mengandung alkohol jangan dijual bebas
lagi di supermarket, tapi diberikan berhati-hati lewat resep dokter. Setiap tahunnya sekitar 800 orang di Australia didiagnosa
kanker mulut. Rata-rata, sebagian dari mereka meninggal 5 tahun setelah
didiagnose kanker .
Bagi anda yang membutuhkan obat kumur tak usah kuatir. Masih banyak merek obat kumur yang tidak mengandung alkohol. Aman digunakan dan tidak haram bila tertelan.
(apotekputer.com)
User Comments
Comment by
on 2009-12-16 20:45:35 ternyata untuk menjadi sehat banyak masalah dan harus-harus pintar memilih obat yang pas
Comment by
on 2010-04-15 03:44:12 saya rizka amalia, saya ingin mendaftar menjadi siswi di smf tunas bangsa ini, tapi dulu saya sudah pernah bersekolah sampai kelas 2 smk di smk 23, dan saya ingin bersekolah kembali di tunas bangsa ini, apakah tunas bangsa ini bisa menerima saya sebagai murid baru,,, kalau bisa, bapak/ibu guru tunas bangsa dapat mengabari saya lebih lanjutnya lagi,,,,, terima kasih.
Comment by
on 2010-07-11 04:39:14 wuih serem bgt...mana aq sring beli lg.......