header image
Home arrow Teropong arrow Teropong arrow Obat Paten Terlaris Tahun 2008 -
Obat Paten Terlaris Tahun 2008 - PDF Print E-mail
Written by Azril Kimin   

 

Tahun 2008 baru saja berlalu. Banyak data menarik mengenai penggunaan obat selama tahun 2008 dengan cepat kita ketahui berkat banyaknya data statistik  yang dapat diakses secara terbuka lewat internet, di antaranya nilai penjualan obat-obat terlaris. Berbeda sekali dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana hanya perusahaan besar dengan dana kuat saja yang mampu memiliki/ membeli data tersebut dari lembaga riset untuk perkembangan industrinya.

                Di bawah ini apotekputer.com menyajikan 10 obat terlaris di dunia selama tahun 2008, hasil pelacakan terhadap situs-situs terkait dengan sales perusahaan farmasi dunia. Dengan asumsi kurs 1 US dolar senilai Rp. 10.000 rupiah, total nilai penjualan sepuluh obat terlaris dunia tahun 2008 diperkirakan mencapai  690 trilyun rupiah. Perlu dipahami, walau nilai salesnya terbesar, tidak berarti  dari sisi kuantitas paling banyak diresepkan dokter, mengingat ke sepuluh obat tersebut adalah obat-obat mahal karena masih dilindungi hak paten.

10 Obat Paten Terlaris di Dunia Tahun 2008

 

  1.  Lipitor (atorvastatin), obat anti kolesterol ini nilai penjualannya mencapai  13 milyar dolar, sekitar 130 trilyun rupiah (bila kurs 1 dolar AS diasumsikan Rp. 10.000).  Lipitor merupakan  produk andalan pabrik farmasi Pfizer selama bertahun-tahun. Tapi rezeki luar biasa yang diperoleh Pfizer agaknya akan turun luar biasa setelah tahun 2010 karena berakhirnya hak paten yang mereka miliki.
  2. Plavix (clopidrogel) , obat atherosklerosis buatan pabrik Bristol Myers ini nilai penjualannya menjapai  8,9 milyar dolar, atau 89 trilyun rupiah.
  3. Advair (Fluticasone Salmetrol), obat  asma produksi  Glaxo Smith Kline ini nilai penjualannya  mencapai  7, 5 milyar dolar atau sekitar 75 trilyun rupiah .
  4.  Enbrel (Etanercept), obat injeksi antirematik  produksi Amgen, Wyeth, Takeda. Nilai penjualannya 7,4 milyar dolar atau 74 trilyun rupiah.
  5. Remicade (Infliximab), abat antirematik injeksi produksi J&J, Schering Plough, Mitsubishi Tanabe ini nilai penjualannya  mencapai  6, 5 milyar dolar atau sekitar 65 trilyun rupiah.
  6. Rituxan (Rituximab), obat injeksi untuk NON-HODGKIN’S LYMPHOMA produksi Roche ini nilai penjualannya  mencapai  5,6  milyar dolar atau sekitar 56 trilyun rupiah.
  7. Diovan (Valsartan) obat hipertensi produksi Novartis ini nilai penjualannya  mencapai  5,4 milyar dolar atau sekitar 54 trilyun rupiah.
  8. Nexium ( Esomaprazole), obat tukak lambung produksi Astra Zeneca ini nilai penjualannya mencapai 5,2 milyar dolar atau sekitar 52 trilyun rupiah.
  9. Herceptin (Trastuzumab) obat kanker payudara  produksi Roche ini nilai penjualannya mencapai 4,8 milyar dolar atau sekitar 48 trilyun rupiah.
  10. Avastin (Bevacizumab) obat kanker kolon  produksi Roche ini nilai penjualannya mencapai 4,7 milyar dolar atau sekitar 47 trilyun rupiah. (www.apotekputer.com)

 

 


User Comments

Comment by on 2010-06-13 03:34:59
Mau tanya ttg herceptin harganya berapa? saya berdomisili di surabaya, saya bisa beli dimana? terima kasih
Your Name / Email Address

<Previous   Next>
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 6:53 p.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters News
Custom Search
 Powered by MIMS.com