|
Herbal Cina: Celaka Karena Berhemat - |
|
|
|
|
Written by Azril Kimin
|
|
Nov 08, 2008 at 03:21 AM |
|
Maksud hati mau berhemat, apadaya bencana yang didapat. Itulah agaknya takdir yang menimpa pabrik Herbal Cina Wandashan Pharmaceutical yang berlokasi di Heilongjiang. Pabrik itu kini dilarang pemerintah Cina beroperasi menyusul meninggalnya 3 pasien bulan Oktober 2008 di propinsi Yunnan setelah disuntik obat herbal produk Wandashan Pharmaceutical. Tiga pasien lagi dikabarkan masih dalam keadaan kritis. Pemerintah Cina juga telah mencabut sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) pabrik Wandashan. Produk herbal penyebab petaka itu mengandung ciwujia, yang dikenal sebagai Ginseng Siberia. Herbal suntikan tersebut diindikasikan untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung.
Jurubicara Badan Pengawasan Obat dan makanan Cina, Yan Jiangying, pada Kamis 6 November 2008 menyatakan,
penanggung jawab pabrik tersebut akan dikenakan tuduhan kriminal
karena meloloskan produk yang sebenarnya harus dibuang karena
terkontaminasi bakteri, setelah gudang pabrik tersebut di Kunming
terendam air banjir yang kotor Juli 2008 lalu. Karena tidak mau rugi,
dan sayang dibuang, obat bekas terendam yang seharusnya dibuang tetap
dipasarkan setelah kemasan dan labelnya diganti. Tindakan ini
membuktikan pabrik tersebut sangat lalai dalam memantau kualitas obat
yang diedarkan, di samping melanggar peraturan tentang pengawasan
kualitas obat. Menurut kantor berita Xinhua, Badan POM Cina telah
menyita 4.547 botol produk tersebut. Diperkirakan obat tersebut telah
beredar di 53 outlet obat dan 92 rumah sakit di seluruh Cina. Belum
jelas apakah obat herbal berbahaya tersebut juga diekspor ke negara
lain seperti Indonesia. Maklumlah, pengobatan herbal Cina juga marak di
Jakarta. (Azril Kimin - apotekputer.com)
|
|
Last Updated ( Mar 15, 2009 at 07:56 AM )
|