|
Teka-teki penyebab banyaknya bayi di Cina mengidap kencing batu terjawab sudah. Akhirnya pabrik susu terkemuka dari China, Sanlu, mengakui bahwa susu formula mereka terkontaminasi melamin, zat kimia beracun yang biasa digunakan untuk pembuatan plastik, pupuk dan produk pembersih. Sebelumnya seorang pejabat departemen kesehatan China menyatakan: pada susu Sanlu diketemukan jejak tripolycyanamide yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.
(Sampai 18 September 2008 tercatat 6244 bayi di seluruh Cina terkena penyakit kencing batu: 3 orang di antaranya meninggal dunia - dan 94 orang di antaranya terkena gagal ginjal akut)
Menurut keterangan seorang pejabat pemerintah Cina, keluhan terhadap produk Sanlu sudah mulai muncul sejak Maret 2008, dimana ada laporan air seni bayi-bayi yang meminum susu produk Sanlu menjadi tidak bewarna - lain dari biasanya, dan ada pula bayi yang dirawat di rumah sakit. Karena kelalaian dan tidak cepat tanggap, kecurigaan tentang ketidak beresan ini sayangnya tidak ditindak lanjuti dengan penarikan segera susu yang bermasalah. Pabrik Sanlu baru menyadari masalahnya menjadi sangat gawat setelah jumlah korban menjadi banyak dan kondisinya semakin berat pada September 2008. Su Chang Seng, salah satu direktur dari Sanlu Group membela diri dengan menyatakan kepada wartawan bahwa kesalahan tidak terdapat pada proses di pabrik Sanlu, tetapi berasal dari bahan baku yang mereka beli dari petani susu. "Pabrik susu dimanapun tidak pernah memiliki standar kerja untuk memeriksa melamin," katanya. Produk Sanlu yang sekarang kami tarik adalah produk yang dibuat sebelum 6 Agustus 2008, produk yang dibuat setelah itu kami jamin aman, ucapnya lebih jauh.
Tahun lalu melamin juga tercampur dengan makanan hewan yang diekspor Cina ke Amerika, menyebabkan kematian ribuan hewan peliharaan yang mengkonsumsi makanan tersebut, yang memicu pelarangan dan penarikan produk cina tersebut di seluruh AS. Melamine ditambahkan pada produk makanan oleh pengusaha nakal karena dapat memberikan citra kaya protein pada bahan makanan, di samping dapat menipu test laboratorium . Melamine sendiri kaya akan nitrogen, sedangkan test laboratorium untuk protein adalah menentukan kandungan nitrogen.
Sementara pabrik susu Sanlu menarik 700 ribu ton susu produk mereka dari pasar, polisi Cina kini memeriksa beberapa tersangka penyebab skandal susu ini, diantaranya puluhan petani susu/ pemasok susu segar (bahan baku susu formula). Diduga keras ada pemasok susu segar yang kepincut untung besar mengencerkan susu segar yang akan dikirim ke pabrik susu dan menambahkan melamin agar jejak-jejak pengenceran tidak terlihat oleh pabrik susu Sansu yang sebagian sahamnya dimiliki oleh perusahaan susu Selandia Baru yang kondang di banyak negara, Fonterra Co-operative Group Ltd. Dan kelihatannya pemerintah Cina akan menjatuhkan sanksi hukuman mati bagi yang bersalah dalam kasus susu tercemar melamin ini, karena sangat merusak citra Cina di dunia internasional.
FDA, Badan POM Amerika, sehari setelah skandal susu formula di Cina tersiar, segera memberikan pernyataan agar warga AS menghindari penggunaan seluruh susu formula dari Cina. FDA meyakinkan konsumen bahwa produk susu Amerika sendiri aman untuk dikonsumsi, karena FDA tidak pernah meloloskan susu Cina untuk diedarkan. Namun , tak tertutup kemungkinan susu Sanlu tersebut dijual secara ilegal, seperti yang biasa terdapat di toko-toko di daerah Pecinan.
Sementara itu, perwakilan WHO di Cina, Hans Troedsson, aktif berkomunikasi dengan pemerintah Cina, dan senantiasa memonitor kejadian ini untuk memastikan dampaknya tidak meluas ke negara-negara lain.(apotekputer.com)
|