Obat yang diasosiasikan sebagai penambah kejantanan pria memang gampang
laku. Apalagi kalau dibantu iklan menggebu. Tersebutlah Kapsul Blue
Moon, obat yang tiba-tiba saja laku keras sejak diedarkan akhir 2007.
Blue Moon diiklankan berkhasiat untuk memelihara kesehatan pria dewasa,
meningkatkan stamina, gairah dan kualitas ereksi pria dewasa. Berkat
iklan yang gencar, Kapsul Blue Moon yang menurut posternya dibuat di
pabrik Kimia Farma untuk PT Pasific Healthcare; dan didistribusikan PT Dos Ni Roha ini berhasil
memposisikan diri sebagai obat populer. Hampir setiap apotek dan toko
obat yang menyediakan Blue Moon menyebutkan obat ini laris manis. Obat
yang diedarkan dengan registrasi POM TR 072 367 741 ini tampaknya mulai
mengganti Viagra di benak konsumen.
Promosi Bluemoon tidak saja di media cetak dan poster-poster warna biru yang bertebaran di banyak apotek, tapi juga di televisi. Salah satu iklan di televisi menampilkan ”Mr Teddy Bear” yang dirindukan sang isteri setelah menggunakan kapsul Blue Moon. Di samping itu ada pula iklan yang meniru adegan Demi Moore dalam film Ghost sedang membuat keramik yang makin lama makin membesar, yang menjurus ke asosiasi organ sex. (biasanya ditampilkan menjelang tengah malam).
Kelarisan Bluemoon mengagetkan pengamat farmasi. Banyak yang bertanya-tanya kebenaran khasiat obat tradisionil ini. Menurut PT Pasific Healthcare, Kapsul Blue Moon mengandung sel-sel Algae yang diproses khusus dan alami, sumber nutrisi dengan kandungan protein untuk memelihara kesehatan pria dewasa. Namun pelacakan yang dilakukan apotekputer.com, belum satupun literatur medis yang menyebutkan adanya ganggang yang memiliki potensi luar biasa untuk mengatasi gangguan seksual seperti yang diiklankan Blue Moon Kapsul.
Akhir Juli 2008, tiba-tiba saja kapsul Blue Moon hilang dari pajangan toko obat dan apotek. Rupanya pihak produsen Blue Moon menarik obat tersebut dari pasaran. Agaknya ini ada kaitannya dengan pembatalan tanda registrasi Blue Moon oleh Badan POM. Sayangnya situs Badan POM, www.pom.go.id tak memberikan penjelasan tentang alasan penarikan tersebut, berbeda dengan ketika penarikan 54 jenis jamu yang mengandung bahan kimia sebelumnya. Menurut ibu Lucy, customer service produsen Blue Moon, mereka dicurigai memasukkan bahan kimia obat (sildenafil atau tadenafil) ke dalam kapsul Blue Moon. Menurutnya tuduhan itu tidak betul dan mereka kini sedang menyiapkan bukti-bukti bahwa kapsul Blue Moon hanya mengandung sel-sel algae.
Namun, seandainya klaim produsen tersebut benar bahwa Blue Moon hanya mengandung sel-sel algae, perlu pembuktian lebih lanjut apa betul algae (ganggang) tersebut secara ilmiah berkhasiat seperti yang diiklankan. Jangan-jangan larisnya blue Moon tersebut karena suggesti setelah melihat iklan yang menggebu-gebu. Di samping itu, rasanya iklan yang ditampilkan selama ini sudah melanggar rambu-rambu etika. Baik etik medis, maupun dari sisi kesopanan (AK)
User Comments
Comment by
on 2009-07-17 22:52:01 Tapi saya akui blue moon memang oke......reaksinya bagus sekali,denger2 sih masih beredar melalui black market dikota-kota besar.Saya harap ada penggantinya yang sehebat blue moon.Karena obat2 seperti ini saya rasa sangat diperlukan khususnya bagi kaum adam.
Comment by
on 2010-03-15 03:03:08 Saya setuju jika ada pengganti Bluemoon, mohon infonya nama pengganti, karena saya sangat mengharapkan hal ini.