header image
Home arrow Pengobatan Rasional
Asisten Apoteker - Jakarta
Written by Azril Kimin   

iklan smk-2.jpg

Asisten Apoteker
Written by Azril Kimin   

images/stories/iklan smk-2.jpg" align="left" hspace="6" alt="iklan smk-2.jpg" />

Reaksi Antar Obat: Clopidogrel Vs PPI
Written by Azril Kimin   

     Bagi pasien penyakit jantung dan pasca stroke, obat-obat yang diberikan dokter mesti ditelan secara rutin dan disiplin. Obat yang diberikan seringkali lebih dari 3 jenis. Karena penggunaan banyak obat dalam waktu relative bersamaan (apalagi secara rutin) sering muncul dampak tak nyaman bagi pengguna. plavnexium.jpgReaksi antar obat yang terjadi bisa-bisa membuat kesehatan tubuh semakin runyam. Misalnya reaksi antara clopidogrel (obat “pengencer darah”)  yang sangat dikenal pasien jantung dan stroke, dengan obat maag kelompok proton pump inhibitor (PPI) seperti esomeprazole (Nexium), omeprazole (losec), lansoprazole (Prevacid), rabeprazole (Aciphex), dan pantoprazol (pantopol).

Read more...
Diabetes Mellitus: Obat Terbaru Tidak Lebih Baik -
Written by Azril Kimin   

    Kalau obat terbaru lebih bermanfaat,  orang rela membayar lebih mahal untuk mendapatkannya. Namun, apabila manfaatnya tak beda jauh dari obat lama - tetapi resiko efek sampingnya lebih besar, tentulah wajar kalau obat lama  kembali dilirikmetformin.jpg. Hal ini dialami obat diabetes  yang sudah ada versi generiknya, Metformin. Setelah beberapa tahun "dikalahkan" oleh sebagian dokter dan pasien diabetes AS karena dianggap sebagai  obat ketinggalan zaman, obat ini terangkat kembali pamornya. 


    Diabetes adalah penyakit yang banyak menyita isi kantong pasien diabetes Amerika Serikat. Dalam 6 tahun terakhir, tak kurang dari 12,5 milyar dolar yang dihabiskan warga AS untuk mengobati penyakit diabetes. Dana ini selalu meningkat dari tahun ke tahun, akibat budaya dokter AS yang suka meninggalkan obat lama bila ada obat  paten baru yang beredar. Memang, tak kurang dari  6 golongan baru obat diabetes telah memasuki pasaran AS sejak 1995 (glycosidase inhibitors, meglitinides, thiazolidinediones, glucagon-like peptide analogues, amylin analogues, dan dipeptidyl-peptidase IV inhibitors). 

Read more...
Antibiotika Baru: Berpacu Dengan Resistensi Kuman-
Written by Azril Kimin   

     Tepat 80 tahun lalu (1928), Sir Alexander Fleming telah meletakkan tonggak paling bernilai dalam dunia pengobatan. alexander flemming.jpgPenemuan Penicillin dari bahan natural, jamur Penicilium notatum telah berjasa menyelamatkan nyawa jutaan orang dari ganasnya pelbagai penyakit infeksi yang sebelumnya sulit tertangani. Konsep "kuman dapat dibunuh dari zat yang dihasilkan oleh kuman dan jamur" memicu penemuan berbagai obat lainnya seperti tetrasiklin, sefalosporin, erythromycin dan banyak lainnya yang sekarang kita kenal sebagai antibiotika. Sehingga pantaslah bagi Lembaga Nobel menganugerahi Alexander Fleming Hadiah Nobel untuk bidang kedokteran pada 1945.

      Karena sudah banyak yang  dibuat secara sintetis, antibiotika dapat didefinisikan sebagai  semua senyawa kimia yang dihasilkan oleh organisme hidup atau yang

Read more...
Obat Batuk/ Flu Bebas Hanya Untuk 4 Tahun Ke Atas -
Written by Azril Kimin   

 

       Apa yang dilakukan orang tua bila anaknya flu atau batuk? Selain pergi ke dokter, tentu ada pula orang tua yang mengobati sendiri anaknya dengan membeli obat flu dan batuk yang dijual bebas. Tetapi perlu diingat, semakin muda usia si anak, makin rentan si anak terhadap efek samping dan bahaya penggunaan obat bebas ini. Karena itu biasanya brosur/ label yang terdapat pada obat bebas tersebut tidak menganjurkan penggunaan obat pada bayi/ anak bila usianya masih di bawah 2 tahun. Jika usia kurang dari 2 tahun dianjurkan mengikuti petunjuk dokter.

       Kini  batas minimal umur yang aman untuk penggunaan obat bebas tersebut akan dinaikkan lagi. Pabrik Farmasi di Amerika Serikat obat flu.jpgkini bersepakat bahwa obat bebas (OTC) untuk batuk dan flu  yang mereka produksi hanya diperuntukkan untuk anak usia 4 tahun ke atas, tidak lagi untuk 2 tahun ke atas seperti yang berlaku saat ini. Karena itu, tulisan "untuk anak usia 2 tahun ke atas" seperti yang tertera pada banyak obat batuk dan flu berbentuk sirup yang dijual bebas akan berganti menjadi "untuk 4 tahun ke atas".

Keputusan ini agaknya diambil untuk merespons (sebagian) permintaan para dokter anak Amerika serikat yang meminta

Read more...
Menggunakan Obat Ketika Puasa -
Written by Azril Kimin   

         Hari-hari ini umat Islam tengah melaksanakan ibadah puasa  Ramadhan. Selama sebulan penuh perilaku makan dan minum orang berpuasa akan berubah. Hanya malam saja mulut boleh dilalui makanan dan  minuman. Bagi yang akan berpuasa, tentu  berharap tubuh akan senantiasa sehat dan kuat dalam menjalani ibadah ini. Tetapi bagaimana kalau penyakit bertandang dan kita terpaksa harus menelan obat-obatan?

         Kalau penyakitnya berat, tentu dokter tidak membolehkan pasien berpuasa. Namun kalau penyakit tidak  membahayakan bila melaksanakan puasa, cara menggunakan obat perlu disesuaikan agar obat yang ditelan berkhasiat tetapi ibadah  tetap terjaga.

     Hambatan yang perlu dipecahkan  bagi orang berpuasa adalah waktu pemakaian obat.  Waktu leluasa menggunakan obat yang semula 24 jam berubah menjadi hanya sekitar 10,5 jam (dari saat berbuka hingga waktu subuh).

    Pada hari-hari biasa, seandainya dokter memberikan obat yang pemakaiannya tiga kali sehari - tentulah tiap 8 jam obat mesti digunakan agar bermanfaat. Jika selama puasa obat ditelan 3 kali setelah waktu berbuka puasa hingga Subuh, pada obat-obat tertentu  dapat dipastikan khasiat tak akan muncul seperti yang diharapkan.  Bila obat adalah antibiotik  yang penggunaannya tiga kali sehari dimana kadar minimal  obat dalam darah harus senantiasa terjaga dengan pemakaian 8 jam sekali, tentulah terjadi ketimpangan kadar obat dalam tubuh. Malam hari kadar obat berlebih dari seharusnya, siang hari kurang dari kadar seharusnya. Tentulah obat tak efektif memberantas kuman penyebab penyakit.

 

Read more...
Bahaya Obat Anti Merokok-
Written by Azril Kimin   
        Kalau orang Indonesia menilai kecanduan merokok sebagai hal biasa - malah dianggap macho, tidak demikian halnya dengan orang negara maju seperti AS dan Eropa. Mereka menganggap merokok sebagai penyakit, dan karena itu harus dienyahkan sebagaimana layaknya penyakit lainnya. Karena itu pabrik farmasi berlomba-lomba menciptakan obat yang dapat menghentikan  kecanduan merokok. Dengan harapan, kalau berhasil menemukan obat yang betul-betul manjur, milyaran dolar pasti masuk sebagai keuntungan pabrik Farmasi.
        chantix.jpgHarapan itu tampaknya nyaris menjadi kenyataan. Pada 10 Mei 2006, pabrik farmasi AS Pfizer bergembira karena FDA meloloskan  obat anti merokok temuannya  untuk diedarkan. Menurut Pfizer, tingkat keberhasilan penggunaan obat pada pencandu sekitar 44 prosen, jauh lebih tinggi dari obat anti merokok pabrik lain seperti Zyban. Beberapa bulan kemudian Chantix yang berisi   varenicline tartrate  marak dipasarkan di AS dan Uni Eropa dan puluhan negara lainnya.  Di Indonesia Chantix juga dipasarkan Pfizer, tapi dengan nama dagang Champix (Varenicline).Obat ini kelihatannya gencar dipasarkan, tidak hanya melalui promosi ke kalangan dokter, tapi juga ke masyarakat lewat situs rancangan Pfizer:  www.stopmerokok.com/

Read more...
Asam Folat Pencegah Cacat-
Written by Azril Kimin   
   

    Asam Folat  merupakan obat paling aman bagi wanita hamil. Asam folat atau folic acid dimasukkan ke dalam Kategori A pada Tabel Keamanan Obat yang disusun oleh FDA (apabila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan). Tak banyak obat yang bisa masuk kedalam kategori ini karena syaratnya cukup berat, yakni: harus ada hasil yang meyakinkan  dari penelitian dengan obyek wanita hamil (nyaris tidak ada obat baru yang melakukan studi ini karena menggunakan wanita hamil sebagai obyek penelitian amat beresiko dan dianggap tidak etis).

   

Read more...
Vitamin: Antara Perlu Dan Tidak Perlu -
Written by Azril Kimin   
Vitamin adalah obat yang sering dituding sering ikut andil dalam peresepan berlebihan. Karena itu banyak perusahaan asuransi di Indonesia menolak klaim vitamin dari pelanggannya. Di samping itu banyak institusi yang tidak mau mengganti biaya berobat karyawannya untuk resep yang mengandung Vitamin karena dianggap tidak perlu. Di komunitas tersebut vitamin sering dikesankan sebagai obat yang tidak atau kurang perlu. 
Read more...
<< Start < Previous 1 2 Next > End >>

Results 1 - 18 of 28
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 4:29 p.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters: Health News
Custom Search
 Powered by MIMS.com