header image
Home
Tentang Kami
Pengobatan Rasional
Berita
Teropong
Artikel Penelitian
Video Medis
Hit Artikel apotekputer.com
20 ARTIKEL TERAKHIR
ISO INDONESIA EDISI 48 TELAH BEREDAR
Written by Azril Kimin   

Telah beredar ISO INDONESIA Edisi 48. Lebih tebal dan Informatif dari Edisi sebelumnya. Indeks lebih jelas. Sudah bisa didapatkan di TB Gramedia, Gunung Agung, Togamas dan TB terkemuka lainnya. 

 

cover iso 48 baru.jpg

Write Comment (0 comments)
Asisten Apoteker - Jakarta
Written by Azril Kimin   

iklan smk-2.jpg

Pengawasan Peredaran Kosmetika
Written by SIARAN PERS BADAN POM   

SIARAN PERS

PENGAWASAN PEREDARAN KOSMETIKA

 

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kosmetika adalah bahan/sediaan yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar) atau gigi dan membran mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dan/atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik. Untuk penggunaan tersebut, guna melindungi konsumen maka p roduk kosmetika yang diedarkan tidak boleh mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan dan dilarang digunakan dalam kosmetika .

Beberapa bahan-bahan berbahaya atau dilarang yang sering disalahgunakan dan dicampurkan dalam kosmetika diantaranya merkuri (Hg), hidrokinon (tidak boleh untuk kulit dan rambut, hanya boleh untuk sediaan pengeras kuku), asam retinoat/tretinoin/retinoic acid, bahan pewarna m erah K.3 (CI 15585), m erah K.10 (Rhodamin B) dan j ingga K.1 (CI 12075) dan d iethylene g lycol (DEG) (keterangan terlampir). Untuk hal ini, Badan POM RI dengan 31 Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia melakukan pengawasan rutin untuk melindungi masyarakat, melalui kegiatan-kegiatan:

  1. Pemeriksaan sarana produksi kosmetika
  2. Pemeriksaan sarana distribusi kosmetika
  3. Sampling kosmetika yang beredar di masyarakat dan pengujian di laboratorium untuk mengetahui apakah kosmetika yang beredar tersebut aman dan bermutu

Pengawasan Badan POM terhadap peredaran kosmetika di sarana distribusi pada tahun 2010 menemukan 8.474 item (174.227 pcs) kosmetika tanpa izin edar (TIE) dan 245 item (43.458 pcs) kosmetika mengandung bahan dilarang. Sedangkan pada tahun 2011, ditemukan 4.665 item (84.485 pcs) kosmetika TIE, 219 item (38.757 pcs) kosmetika mengandung bahan dilarang dan 1.889 item kosmetika yang mencantumkan penandaan yang tidak memenuhi syarat. Terhadap temuan tersebut, dilakukan tindak lanjut yang sesuai dengan pelanggaran masing-masing yaitu antara lain penarikan dan pemusnahan produk serta proses pengadilan untuk tindak pidana bagi mereka yang melanggar ketentuan .

Guna menghindari kosmetika berbahaya, beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:

  1. Gunakan kosmetika sesuai dengan kebutuhan, tidak terpengaruh oleh promosi dan iklan yang berlebihan.
  2. Perhatikan k omposisi bahan dalam produk kosmetika, apakah terdapat bahan yang dapat menyebabkan alergi, iritasi atau sensitisasi. Bila ragu tanyakan pada beauty advisor atau s ales p romotion atau penjualnya atau cobalah tester (bila tersedia).
  3. L akukan uji kepekaan kulit u ntuk produk-produk tertentu (misal pewarna rambut) sebelum memakai produk kosmetika tersebut sesuai petunjuk yang diberikan produsennya.
  4. Periksa k emasan kosmetika dalam keadaan baik, tidak rusak atau cacat.
  5. Perhatikan apakah i si produk apakah ada perubahan warna, bau dan konsistensi produk (produk menjadi lebih encer).
  6. Periksa t anggal pembuatan dan/atau batas k a daluwarsa produk kosmetika yang dibeli.
  7. P erhatikan dan ikuti cara penggunaan produk kosmetika.
  8. Hentikan pemakaian jika terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Apabila masyarakat memerlukan keterangan lebih lanjut tentang hal ini, serta untuk menjaga agar informasi yang diterima benar dan dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor 021-4263333 dan 021-32199000 atau melalui email dan

Write Comment (0 comments)
KEBIJAKAN PERIKLANAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL DI INDONESIA
Written by Sudibyo Supardi, Rini Sasanti Handayani, M.J.Herman, Raharni, Andi Leny Susyanty   

PENDAHULUAN

       Istilah iklan sering disebut dengan advertensi atau reklame. Advertensi berasal dari Bahasa Latin, yaitu ad-vere yang berarti menyampaikan pikiran dan gagasan kepada orang lain. Sedangkan reklame berasal dari Bahasa Perancis, yaitu reclame (Niken Restaty, 2005). Dalam Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia (2005), pengertian iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan lewat suatu media dan dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. Pengertian periklanan adalah keseluruhan proses yang meliputi penyiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang terkait dengan iklan (Niken Restaty, 2005).

Write Comment (0 comments)
Read more...
SMF Tunas Bangsa Menerima Siswa Baru
Written by Sekolah Menengah Farmasi di Jakarta   

 

      Sekolah Menengah Farmasi (SMF) Tunas Bangsa yang kini dikenal sebagai SMK Farmasi Tunas Bangsa,  sudah membuka pendaftaran siswa baru untuk Tahun Pelajaran 2014/2015. SMF Tunas Bangsa yang sudah lebih 46 tahun mendidik ribuan Asisten Apoteker itu berlokasi di tempat yang cukup strategis di Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Salemba Tengah II/1. Berdekatan dengan Jl. Percetakan Negara, Pasar Genjing, Jl. Pramuka dan Stasiun KA Kramat. 

SMK Tunas Bangsa dikenal sebagai SMK Farmasi berprestasi (Akreditasi Diknas: A). SMK Farmasi Tunas Bangsa berhasil meluluskan 100 % siswanya (97 orang) pada Ujian Nasional 2012/ 2013 yang diumumkan 24 Mei 2013. 

Berdasarkan nilai ujian, pada ujian nasional tahun 2013 ini SMK Farmasi Tunas Bangsa meraih peringkat 3 terbaik dari seluruh SMK (swasta dan negeri)  yang berada di Jakarta Pusat.

Nilai rata-rata yang diperoleh siswa SMK Tunas Bangsa adalah 8,54 untuk Bahasa Indonesia ; 7,84 untuk Bahasa Inggeris;  8,49 untuk Matematika dan 8,91 untuk Kompetensi.

Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta sore 8 Juni 2013 memberikan penghargaan kepada Ismi Chaerani dari SMK Farmasi Tunas Bangsa atas prestasinya meraih nilai tertinggi pada Ujian Nasional SMK 2013 di DKI. ismitwit.pngAcara dilangsungkan di Balai Agung  Jl. Merdeka Selatan 8.

                                                         **************

Bagaimana cara menjadi siswa SMK Farmasi Tunas Bangsa?

Syarat Pendaftaran :  Warga Negara Indonesia, lulus SMP atau Madrasah Tsanawiyah, umur maksimal 21 tahun, belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan serta berbadan sehat dan tidak buta warna.

Pendaftaran langsung ke  SMF/SMK Tunas Bangsa Jl. Salemba Tengah II No. 1 Jakarta Pusat Telp.  : (021)  3101243  -  31925532     Fax    : (021) 3101243

Website:  www.farmasitunasbangsa.net

Cara mudah mencapai SMK Farmasi Tunas Bangsa:

1. Dari Jalan Salemba raya berbelok ke kiri masuk Jl. Pramuka Raya. Ambil jalur lambat. Sebelum rel kereta api belok kiri, kemudian terus sekitar 200 meter hingga ketemu Stasiun Kramat. Di depan stasiun kramat berbelok kekiri ke arah Apartmen Salemba (Jl. Salemba Tengah II). 20 meter setelah belokan anda akan menemui SMK Farmasi Tunas Bangsa.

2. Dari Bekasi bila naik kereta api, turun di stasiun Kramat. Jalan kaki sekitar 40 meter dari pintu luar stasiun kramat.

3. Dari Salemba Raya belok kiri ke Jl. Salemba Tengah arah RS M Thamrin. Setelah melewati RS Thamrin akan ketemu persimpangan 3 yang ada lampu merah. Ambil arah paling kanan, terus sekitar 200 meter sehingga ketemu pos polisi stasiun kramat. Setelah pos polisi berbelok ke kanan memasuki Jl. Salemba Tengah II.


SMK Farmasi Tunas Bangsa di tahun 1970 an dikenal sebagai SAA (Sekolah Asisten Apoteker) Tunas Bangsa.


 

 

 

tunas2.jpg tunas1.jpg

Write Comment (34 comments)
KAJIAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG IKLAN OBAT DAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN
Written by DR. Sudibyo Supardi   

Pendahuluan
       Istilah iklan di Indonesia sering disebut dengan advertensi atau reklame. Advertensi berasal dari Bahasa Latin, yaitu  ad-vere yang berarti menyampaikan pikiran dan gagasan kepada orang lain, sedangkan reklame berasal dari Bahasa Perancis, yaitu reclame. 1) Iklan adalah setiap bentuk komunikasi massa yang dimaksudkan untuk memotivasi seorang pembeli potensial dan mempromosikan penjualan suatu produk atau jasa, untuk mempengaruhi pendapat publik, memenangkan dukungan publik agar berpikir atau bertindak sesuai dengan keinginan si pemasang iklan. 2) Pengertian iklan dapat ditinjau dari teori pemasaran dan teori komunikasi. 1)

Write Comment (0 comments)
Read more...
ISO INDONESIA EDISI BARU TELAH BEREDAR
Written by apotekputer.com   

     Sepintar-pintarnya dokter dan apoteker, pastilah tak hapal dan kenal semua obat yang beredar. Sebesar apapun apotek di Indonesia, tak bakalan mampu menyediakan semua obat yang ada di Indonesia. Maklumlah jumlah obat yang beredar di Indonesia jumlahnya tak kurang dari 30 ribu merek.

cover buku iso vol 46_revisi.jpg

   Untuk memudahkan pelayanan kepada pasien, dokter dan apoteker pasti membutuhkan buku pintar. Dan salah satu buku pintar yang paling banyak dipakai adalah ISO Indonesia. Dengan adanya buku tersebut dokter akan mudah memilih obat yang tepat bagi pasien. Bagi apotek, pemilihan obat pengganti/ substitut akan lebih mudah setelah menelusuri index yang dimiliki buku ISO Indonesia.

     ISO Indonesia Edisi terbaru baru saja diluncurkan oleh PT ISFI Penerbitan (ISO Volume 46) . Dibandingka edisi sebelumnya ISO Indonesia Vol 46 ini jauh lebih lengkap. Tidak saja berisi obat baru yang lebih lengkap, buku ini juga memuat informasi mengenai Food suplemen yang belakangan ini produksinya sangat banyak beredar.

Write Comment (0 comments)
Read more...
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>

Results 1 - 15 of 102
batas.gif
ASSOCIATED PRESS
AP Top Health News At 4:35 a.m. EDT
Reuters: Health News
Reuters: Health News
Custom Search
 Powered by MIMS.com
Who's Online
We have 9 guests online