header image
Home
Tentang Kami
Pengobatan Rasional
Berita
Teropong
Artikel Penelitian
Video Medis
Audio Medis
Hit Artikel apotekputer.com
Artikel Lainnya
KOMENTAR DI BAWAH ARTIKEL
Written by Azril Kimin   

Mulai 22 Juni 2009 ada yang berubah pada apotekputer.com. Komentar pengunjung  kini kami tempatkan langsung di bawah artikel. Silahkan jika ingin berkomentar/ menyampaikan pendapat. Terima kasih. (apotekputer.com)

Write Comment (1 comments)
Produsen Obat Herbal AS Ada Juga Yang "Nakal"
Written by Azril Kimin   

       Konsumen obat tradisionil dan suplemen makanan  Indonesia belakangan kuatir dengan banyaknya produsen  yang diam-diam menyelundupkan bahan kimia obat kedalam produknya, yang tentu saja dapat mengancam kesehatan dan jiwa penggunanya.food1.jpgTerakhir Badan POM melarang 60 obat tradisionil dan suplemen makanan    beredar karena terbukti memasukkan bahan kimia obat. Konsumen setia obat tradisionil Indonesia tentu kini lebih berhati-hati memilih obat tradisionil yang hendak digunakan, setidaknya dengan memilih merek yang sudah dikenal dan terjaga reputasinya. Serta  tidak diragukan lagi sudah terdaftar pada Badan POM.

       Bagi sebagian konsumen menengah atas, berkurangnya kepercayaan terhadap obat tradisionil dan suplemen makanan  produksi lokal membuat mereka melirik produk herbal dan suplemen makanan dari Amerika Serikat dan Kanada yang kemasannya lebih kinclong dan mewah, seperti yang banyak terlihat di etalase Farmasi  di Mall dan Plaza  ternama tanah air.  Selain itu, obat herbal  buatan AS dan Kanada juga marak beredar lewat pembelian on line dan sistem multi level marketing , yang harganya jauh lebih mahal dan tak jarang lebih mahal dibandingkan obat-obat modern.
        Banyak yang percaya herbal buatan luar negeri tersebut lebih bermutu dan lebih aman digunakan dibandingkan jamu dan herbal local buatan Indonesia.  Benarkah pendapat demikian?

Write Comment (1 comments)
Read more...
60 Obat Tradisionil Dan Suplemen Makanan Mengandung Bahan Kimia Obat Kembali Diketemukan
Written by Azril Kimin   

       Obat tradisionil berisi bahan kimia obat rupanya masih banyak beredar, walau sudah berkali-kali Badan POM menemukannya dan memerintahkan untuk menarik produk yang tidak cocok kandungan isi dan label tersebut. Setelah 14 November 2008 Badan POM menarik dari peredaran 22 obat tradisionil dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat, pada 4 Juni 2009 Badan POM kembali mengumumkan 60 (enampuluh) item obat tradisionil yang ternyata juga berisi bahan kimia obat dan memerintahkan penarikan obat-obat tersebut. Sebagian obat tradisionil tersebut memang terdaftar dan memiliki nomor izin edar, tetapi ada juga yang hanya terdaftar tetapi tidak memiliki izin edar serta  yang mencantumkan nomor pendaftaran fiktif (di samping tidak terdaftar)
      Jenis bahan kimia yang diselundupkan itu umumnya masih seperti kasus sebelumnya, yakni Sibutramin Hidroklorida, Sildenafil Sitrat, Tadalafil, Deksametason, Fenilbutason, Asam Mefenamat, Metampiron dan Parasetamol. Sebagian produk merupakan produk impor dan sebagian lagi diproduksi  perusahaan jamu kecil dalam negeri. Produsen lokal yang terkait penambahan ilegal bahan kimia obat ke obat tradisionil/ suplemen makanan ini antara lain PJ Herbalindo SM, PT Pyridam Farma, PJ Mega  Raya,  PJ Dua Walet, PJ Cobra Ayu, PJ Sidowaras, CV Sinar Mujarab dan PJ Kaki Langit. Lokasi pabrik-pabrik tersebut di Cilacap, Cianjur, Surabaya, Banyuwangi, Jakarta, Mojokerto, Purwokerto, Solo, Lamongan dan Banyumas.

Write Comment (1 comments)
Read more...
Pemalsuan Makanan: Dendeng Sapi Diisi Daging Babi
Written by Azril Kimin   

       Sungguh tak mudah bagi konsumen di tanah air untuk memilih makanan yang baik dan berkualitas , mengingat banyaknya produsen makanan nakal yang tak jujur. Karena ingin mendapatkan laba tinggi dan cepat laku, makanan yang tak memenuhi standar dikemas sedemikian rupa sehingga kelihatan layak. Dan yang lebih menguatirkan, kandungan yang jelas haram bagi umat islam disesatkan informasinya dan diberi label halal (labelnya juga palsu). Seperti penjelasan pers Badan POM Senin 1 Juni 2009.

Write Comment (0 comments)
Read more...
PENGEMBANGAN INDIKATOR DAN PENILAIAN KEGIATAN WARUNG OBAT DESA
Written by Sudibyo Supardi, Raharni, Yuyun Yuniar   

Pendahuluan:

       Visi Depkes dalam rangka mencapai visi Indonesia sehat 2010 adalah “masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat”. Sedangkan misi Depkes adalah “Membuat masyarakat sehat”, yang akan dicapai antara lain melalui strategi menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Berkaitan dengan strategi tersebut, sasaran terpenting yang ingin dicapai adalah “pada akhir tahun 2008 seluruh desa telah menjadi desa siaga” 1).

       Desa Siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawat daruratan kesehatan secara mandiri. Pengertian Desa disini dapat berarti kelurahan atau nagari atau istilah-istilah lain bagi satuan administrasi pemerintahan setingkat desa. Kriteria desa siaga adalah desa yang telah memiliki sekurang-kurangnya sebuah pos kesehatan desa 2)

Write Comment (0 comments)
Read more...
Hydroxycut: Pelangsing Tubuh Perusak Hati
Written by Azril Kimin   

herbal.jpg

Hydroxycut, merek obat herbal pelangsing tubuh yang laris di AS, dan juga beredar di lebih 70 negara di dunia mendapat pukulan telak dari otoritas obat dan makanan AS, FDA. Pada 1 Mei 2009, FDA mengingatkan konsumen AS untuk tidak menggunakan produk Hydroxycut mengingat adanya ancaman bahaya bagi kesehatan hati pemakainya . Larangan ini dikeluarkan setelah FDA menerima 23 laporan serius mengenai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan obat pelangsing hydroxycut. Pengumuman ini lalu dipatuhi oleh Iovate Health Sciences, distributor hydrocycut untuk AS dengan menarik peredaran 14 produk hydrocycut di AS. Produk yang ditarik tersebut adalah:

  * Hydroxycut Regular Rapid Release Caplets
  * Hydroxycut Caffeine-Free Rapid Release Caplets
  * Hydroxycut Hardcore Liquid Capsules
  * Hydroxycut Max Liquid Capsules
  * Hydroxycut Regular Drink Packets
  * Hydroxycut Caffeine-Free Drink Packets
  * Hydroxycut Hardcore Drink Packets (Ignition Stix)
  * Hydroxycut Max Drink Packets
  * Hydroxycut Liquid Shots
  * Hydroxycut Hardcore RTDs (Ready-to-Drink)
  * Hydroxycut Max Aqua Shed
  * Hydroxycut 24
  * Hydroxycut Carb Control
  * Hydroxycut Natural

Write Comment (0 comments)
Read more...
PENGEMBANGAN MODEL DAN INDIKATOR PELAYANAN KEFARMASIAN PRIMA DI APOTEK
Written by Abdul Mun’im, Sudibyo Supardi, Sarjaini Jamal   

ABSTRAK: Pelayanan kefarmasian prima di apotek adalah pelayanan yang melebih standar pelayanan kefarmasian yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan R.I Nomor 1027/Menkes/SK/IX/2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Hasil penelitian tahap I tahun 2003 didapatkan data mengenai pelayanan kefarmasian di apotek, terutama dari aspek informasi obat untuk penyakit kronik dan degeneratif serta kepuasan pasien. Hasil penelitian tahap II tahun 2004 didapatkan draft model pelayanan kefarmasian prima di apotek. Penelitian tahap III tahun 2005 telah menyempurnakan model pelayanan kefarmasian prima di apotek dan menyusun indikator evaluasinya

   Penelitian deskriptif dilakukan terhadap 96 apoteker pengelola apotek yang mewakili apotek, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia, perguruan tinggi farmasi, dinas kesehatan kabupaten, dinas kesehatan provinsi dan rumah sakit. Lokasi penelitian dipilih kota Bandung, Surabaya, Denpasar dan Medan karena merupakan 4 kota yang memiliki jumlah apotek per penduduk terbanyak setelah kota penelitian tahap I dan tahap II. Lokasi diambil berbeda dengan tahap I dan II untuk meningkatkan validitas eksternal dalam implementasi hasil yang didapat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara diskusi kelompok terarah, pengisian daftar tilik dan observasi apotek di lokasi penelitian.

  Hasil penelitian berupa model dan indikator (daftar tilik) pelayanan kefarmasian prima di apotek merupakan masukan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota untuk menyusun model pelayanan kefarmasian prima dan daftar tiliknya dalam upaya melakukan stratifikasi apotek.

Write Comment (0 comments)
Read more...
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 Next > End >>

Results 1 - 15 of 74